Rabu, 21 Juli 2010
Pembuatan kopi luwak
TAHUKAH ANDA TENTANG KOPI LUWAK? Kopi luwak (civet coffe) adalah kopi yang diproses dari buah kopi yang dimakan oleh binatang luwak, sejenis musang atau Asian Palm Civet (Paradoxurus hermaphroditus). Buah kopi yang dimakan luwak adalah buah kopi pilihan. Luwak hanya memilih dan memakan buah-buah yang masih segar dan benar2 masak pohon. Buah kopi akan berada didalam system pencernaan kurang lebih 10 – 12 jam, kemudian biji kopi yang telah bersih kulit buahnya akan dikeluarkan kembali bersama kotoran luwak dalam proses ekskresi. Biji2 kopi inilah yang disebut dengan kopi luwak.Proses pembuatan kopi luwak melalui beberapa tahap, diataranya pengumpulan biji kopi luwak, pemisahan kotoran, pencucian, penjemuran, penyangraian dan terakhir penggilingan untuk menjadi kopi bubuk. Kopi luwak memiliki kelebihan dibandingkan dengan kopi biasa. Wajar saja, karena memang dari bahan dasarnya adalah kopi yg benar2 masak. Selain itu fermentasi didalam system pencernaan dengan bantuan enzim2 tertentu membuat kopi luwak memiliki beberapa khasiat tertentu. Cita rasa (rasa dan aroma) kopi luwak berbeda dengan kopi biasa. Kopi luwak memiliki aroma lebih harum dan rasa yang gurih, milky/lemak dan ada rasa semacam segar/mint di tenggorokan. Selain itu rasa kopi luwak di dinding dan atap mulut lebih stabil dan lama meski 1-2 jam setelah kita meminumnya.Harga kopi luwak di pasaran lebih tinggi dibandingkan kopi biasa. Hal ini disebabkan karena ketersediaannya yang terbatas (kurang lebih 3 %) selain memang karena cita rasanya yang dinilai lebih oleh penggemar kopi. Beberapa perkebunan di Indonesia berusaha menjaga ketersediaan kopi luwak dengan memelihara luwak dalam kandang2 untuk diberi makan buah kopi dan diambil biji kopi luwaknya. Namun cara ini oleh beberapa kalangan dinilai kurang alami, meski efektif. Tidak salah jika kopi luwak menjadi salah satu makanan dan minuman paling mahal di dunia.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar